Berkenaan dengan tertangkapnya dedengkot teroris Al Qaeda,
Sheikh Khalid Muhammad baru-baru ini, dan berkat kerja
sama dengan pemerintah Presiden Musharraf, lahirlah ironis.
Kritikan dari dalam negeri pun seketika berhamburan. Salah
satu diantaranya, Qazi Hussein Ahmed, big boss perkumpulan
kurcaci Jamah Islamiyah Pakis bersabada sesuatu yang membuat
ketawa nyengir karena penuh dengan sifat ironis :
" Negara kita ( Paksitan) sudah menggadaikan wibawa negara
ke Amerika Serikat " kata Qazi Sussei Ahmed.
Menjadi sesuatu yang ironis karena sifat dan karakteristik
ke-pakistan-an itu memang tidak pernah ada dan tidak pernah
menjadi satu sosok yang mempunyai jati diri sebagai kebang-
gaan nasinoal maupun sbg identitas sebuah bangsa ataupun
negara. Seperti lazimnya yang disebut sebuah negara yg ajeg.
Jelasnya :
Sosok negara Pakistan itu secara real memang tidak ada, dia
ada hanya berupa fiktif. Karena bukan rahasia lagi jika tin-
dak-tanduk orang-orang Pakistan itu berjuang bukan bagi ne-
gara Pakistan itu sendiri tapi bekerja sepenuhnya untuk ne-
gara Arab Saudi.
Tidak pernah ada satu sistim ideologie sedahsyat paham Islam
didunia ini, yang bisa menjelmakan satu bangsa menjadi budak
negara Arab Saudi, selain ideologie Islam. Dalam sejarah kon-
temporer, tidak pernah terjadi seperti Pakistan ini.
Jangan heran jika mereka hadir disegala arena yang berkenaan
dengan islamisasi ini. Sebagai tuan, Arab Saudi tidak perlu
sama sekali untuk bekerja keras agar dunia ini tunduk dibawah
sepatu mereka. Cukup dengan mengedipkan mata pada Pakistan,
150 juta jiwa ini akan menghamba tanpa pamrih.
Dan big boss Qazi itu sedang berbicara soal wibawa Paksitan
...hmmm
- Ade -

