Paling banyak dibaca (30 hari)
Jumlah Pengunjung sampai hari ini
Visitors: 4749185
Who's Online
We have 14 guests online
Kumpulan tulisan Damar yang berkaitan dengan runtuhnya kerajaan Majapahit dan pengislaman Indonesia dan Syech Siti Jenar: |
|
Read more...
|
  kolom ini berisi semua tulisan Win Wan Nur di Superkoran sejak Mei 2008 |
|
Read more...
|
kolom ini berisi semua tulisan Anwari Doel Arnowo di Superkoran sejak Juni 2006 |
|
Read more...
|
|
Januari 2010: 3 bulan setelah 4 juta - sekarang sudah melewati 4,500,000 pengunjung! Oktober 2009: Pada usia 4 tahun, SK sudah melewati angka 4,000,000 pembaca! Juni1, 2009:Superkoran melewati 3,000,000 pembaca - 5 bulan setelah tonggak 2 juta Jan 9, 2009 - >Tak dinyana, tak diduga, hari ini Superkoran sudah melewati 2.000.000 pengunjung. Agustus 2008 baru 1.000.000 pengunjung. Butuh waktu 3 tahun untuk mencapai 1 juta. Tapi 1 juta berikutnya cuma butuh waktu 5 bulan. Terima kasih atas bantuan penulis dan pembacanya, baik yang suka maupun yang belum. Minggu, 19 Oktober 2008 Mohon bantuannya untuk mengisi buku tamu Superkoran. Silakan isi komentar anda mengenai Superkoran. |
|
Read more...
|
|
kolom ini berisi semua tulisan Habe di Superkoran sejak Juli 2008
• Habe: Taksi Haji Siddik • Habe: Tuhan di Las Vegas Boulevard |
|
Read more...
|
|
PERUBAHAN: user name PENULIS tak berlaku lagi. Semua tulisan bisa dikirim lewat
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
atau lewat Apa Kabar di Facebook. Kiirm permintaan menjadi "teman" dengan Apa Kabar di FB dan anda bisa tag kalau ada tulisan.
|
|
Read more...
|
ARSIP tulisan
-
March, 2010
-
February, 2010
-
January, 2010
-
December, 2009
-
November, 2009
-
October, 2009
-
September, 2009
-
August, 2009
-
July, 2009
-
June, 2009
-
May, 2009
-
April, 2009
-
March, 2009
-
February, 2009
-
January, 2009
-
December, 2008
-
November, 2008
-
October, 2008
-
September, 2008
-
August, 2008
-
July, 2008
-
June, 2008
-
May, 2008
-
April, 2008
-
March, 2008
-
February, 2008
-
January, 2008
-
December, 2007
-
October, 2007
-
October, 2007
-
September, 2007
-
August, 2007
-
July, 2007
-
June, 2007
-
May, 2007
-
April, 2007
-
February, 2007
-
February, 2007
-
January, 2007
-
December, 2006
-
November, 2006
-
October, 2006
-
September, 2006
-
August, 2006
-
July, 2006
-
June, 2006
-
May, 2006
-
April, 2006
-
March, 2006
-
February, 2006
-
January, 2006
-
December, 2005
-
November, 2005
-
October, 2005
-
September, 2005
-
August, 2005
Template Chooser
|
Kritis, Plural & Sekuler
Rombongan Sultan Demak V atau Sunan Kalinyamat telah jauh meninggalkan wilayah Kudus. Tak terbersit sedikitpun dibenak Sunan Kalinyamat jikalau dibelakang mereka kini tengah mengejar sepasukan tempur Jipang Panolan. Hanya Ratu Kalinyamat yang mendapatkan firasat yang tidak mengenakkan. |
|
Read more...
|
|
|
Anda masih ingat duel tulisan tahun 2008 antara "Nurani Man" Gun Gun vs "Narsis Kid" Habe? Pertandingan ini berakhir dengan KO untuk kemenangna Habe. Nah untuk tahun ini, tidak tanggung tanggung - kembali pemenang duel penghuni kota Las Vegas, Serambi Monaco ini ditantang oleh Metamorfosa, pesilat yang tinggal di Eropa - kadang di Spanyol, Jerman kadang di Itali katanya. Meta ini bergerak terus mungkin untuk menghindar para penggemarnya yang terus menerus mencoba merekan gerak geriknya lewat YouTube.
|
|
Read more...
|
|
Berikut ini aku akan menulis sedikit perbincangan dengan seorang online buddy di MP, orang yang sama yang mengatakan “Pasal berapa di UUD 1945 yang menyatakan bahwa warga negara wajib memilih satu agama? Dasar negara kita kan “hanya” berketuhanan yang maha esa. Itu saja. Kalau warga negara merasa diwajibkan memilih satu agama, itu berarti negara telah melakukan tindak kekerasan.” |
|
Read more...
|
|
DI BAWAH ini adalah kutipan opini pembaca yang ditulis oleh sdr. Ririh Priyatna Jafar, yang dimuat di detik.com beberapa waktu lalu. Berikutnya tanggapan saya atas suara pembaca tersebut. Tanggapan saya telah dikirim ke email pribadi sdr Ririh, dan telah pula diforward ke beberapa mailinglist untuk didiskusikan. Selamat menyimak! |
|
Read more...
|
|
|
"Bahwa mereka adalah bangsa yang satu dari umat manusia"(Butir pertama Piagam Madinah) "Orang-orang kafir tidak boleh memasuki Madinah" (Salah satu keutamaan Madinah versi Wahabi)
"Pembangunan kembali Baitul Maqdis, penghancuran Yastrib dan penghancuran Yastrib, munculnya pembantaian dan pertempuran dahsyat atau pertikaian berdarah, penaklukan Konstantinopel, dan kemunculan Dajal", Itu kata Nabi Muhammad kepada Mu’âdz bin Jabal, saat beliau memberi bocoran sebagian tanda-tanda akhir jaman. |
|
Read more...
|
|
Pemerintahan Demak Bintara semenjak dipegang oleh Sultan Trenggana mulai pada tahun 1521 Masehi, terus menerus harus melakukan aksi militer demi untuk mempertahankan eksistensi Kesultanan Islam Jawa sekaligus untuk kembali memasukkan wilayah-wilayah bekas Kerajaan Majapahit diseluruh Jawa. |
|
Read more...
|
|
DALAM banyak kesempatan diskusi agama bersama kawan-kawan yang ingin saya sebut sebagai aktivis “Mimpi Besar” – karena mereka mempunyai ilusi untuk menegakkan negara Islam internasional (dikenal dengan negara khilafah), saya sering mendengar pernyataan berikut: bahwa fakta sosial tak bisa menjadi dasar landasan penetapan suatu hukum. Statemen ini menjadi semacam “refrain” di kalangan mereka.
|
|
Read more...
|
|
TIDAK semua hal yang tertera dalam Qur’an dan hadis harus dimaknai secara harfiah. Qur’an dan hadis dibentuk oleh konteks yang spesifik, dan karena itu harus terus-menerus dikontekstualisasikan, terutama ajaran-ajaran yang berkenaan dengan kebijakan publik dan kehidupan sosial-politik. Saya ingin menyebut pengkontekstualisasian ini dengan evolusi syari’at Islam. Evolusi syari’at Islam bahkan juga bisa berlaku pada masalah ibadah. Yang saya maksud di sini adalah ibadah dalam pengertian yang terbatas, yaitu apa yang sering disebut dengan ibadah mahdah alias ibadah murni seperti salat, puasa dan haji. Saya akan mengemukakan beberapa contoh berikut: |
|
Read more...
|
|
DARI pembacaan saya terhadap beberapa studi historis tentang sejarah kemerdekaan Indonesia, kesimpulan sementara yang dapat saya berikan adalah, bahwa berbagai peristiwa yang dilakukan oleh para pejuang dan pendiri negara Indonesia yang kita sebut sebagai perjuangan kemerdekaan, bermula dari perlawanan terhadap perlakuan tidak adil yang dilakukan para penguasa. Mereka melakukan pemberontakan karena tidak tahan dengan pajak yang terlalu mencekik, atau karena penggusuran tanah yang semena-mena, atau karena lahan-lahan pertanian dikorbankan untuk kepentingan para pemilik modal besar, atau karena kekejaman aparat pemerintah. Tak pernah mereka berontak karena ingin mendirikan Negara Republik Indonesia. Konsep “bangsa” dan “negara” masih asing buat mereka, apalagi nasionalisme. |
|
Read more...
|
|
Ketika seorang anak mengalami penyakit kudis di kepala, bagaimana cara orang tua menghadapinya?.
Pertama, untuk menghindari konflik dengan si anak karena si anak tidak tahan rasa sakit dan menangis meraung-raung kalau kudisnya disentuh, si orang tua memilih mengobati kudis di kepala dengan membiarkan rambut di kepala si anak menghalangi pengobatan, dengan resiko kudis itu tidak akan sembuh sempurna.
|
|
Read more...
|
|
Jogja kini tengah menari. |
|
Read more...
|
|
Sebulan saya di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), sejak medio Januari 2010 hingga Februari. Perjalanan membawa pulang Ziad Salim Zimah, 44 tahun, yang semula bermasalah keluarga di Abu Dhabi, tertahan urusan legal, tak bisa balik sejak 2002. Adalah Wahid Supriyadi, Dubes RI di PAE, memfasilitasi saya memediasi masalah, sehingga Ziad dapat pulang bersama saya, bertemu kembali dengan ibunya sakit tua, pernah mengangis darah menridukan anaknya. Sebuah literair pembelajaran kesabaran, jejak hukum dan kemanusiaan. |
|
Read more...
|
|
PERTAMA-tama kita harus hilangkan dulu segala asumsi negatif yang kerap kali muncul (dimunculkan) dalam wacana-wacana seperti ini. Misalnya asumsi populer bahwa “ada grand design” untuk “menghancurkan agama” di balik semua ide-ide sekuler. Segala asumsi tersebut tak lain dan tak bukan, hanyalah wujud ketakutan kelompok agamis terhadap aneka pembaharuan. Mereka takut dagangannya tak laku, dan mencoba meraih simpati dan dukungan umat dengan menjual asumsi-asumsi seperti di atas, sementara hal itu tak ada hubungannya sama-sekali dengan substansi dari ide-ide yang hendak dilawan. Marilah kita bersaing secara sehat, idea versus idea. |
|
Read more...
|
|
Kam pukul 3:06 Tahun lalu, saat satu malam saya pulang dari Kabupaten Bener Meriah, Aceh, di mana saya melakukan penelitian, saya mendapat pengalaman baru berhubungan dengan Polisi. Di kecamatan Pintu Rime Gayo, tepatnya di perbatassan masuk ke Kabupaten Bireun, kami di stop oleh sepasukan Polisi. Seorang yang pendek dan gendut, berkumis, memakai sebo bertulisakan polisi menanyakan nama semua penumpang sambil mengarahkan senter ke muka mereka. Si Pendek menanyakan nama saya sambil mengarahkan senter ke muka saya. Saya menyebutkan nama dengan mengangkat lengan menutup mata yang silau karena senter. Namun si Pendek sepertinya kurang mendengar suara saya dan menanyakan kembali. Saya menyebutkan untuk keduakalinya tanpa mengangkat lengan karena senternya tidak lagi mengarah ke muka saya. si Pendek nampaknya maklum lalu menanyakan kepada penumpang lain dengan cara yang sama sampai selesai, dan kami diizinkan melanjutkan perjalnanan. |
|
Read more...
|
|
Tilpun rumah sejak sore terus-menerus berdenging. Cikeas-kah? Ndak mungkin. Walau katanya musim rambutan kali ini akan diselingi musim resapel, tapi kalaupun konon itu menjadi kenyataan, Cikeas pasti ndak akan nilpun ke rumah saya. Pasalnya memang jaringan telpun rumah secara ghoib sudah saya pagari dengan kalimat sakti, "Ndak terima angon kebo, apalagi kambing hitam". (Catatan Admin: Gambar dari @Tampah Mbois) |
|
Read more...
|
|
Tahun 2007 lalu, 2 orang dosen dari Kanada berkunjung ke Aceh. usai memberikan kuliah, mereka ingin sekali melihat mesjid raya Baiturrahman dari dekat. Saya membawa mereka kesana. Dalam pikiranku, mereka pasti tidak akan diapa-apakan oleh satpam yang ada di mesjid raya. Jadi, setelah membawa mereka ke pantai Lho’nga saya bawa mereka berdua kesana. |
|
Read more...
|
|
Sejarah Italia selalu dipenuhi gejolak dan konflik, mulai dari Romulus yang membunuh Remus, Lucius Tarquin membunuh Servius, Nero yang membakar Roma, Kaisar bernama Caligula yang sakit jiwa dll, menunjukkan kalau Italia dibentuk oleh sejarah yang jauh dari ketenangan dan kedamaian. Sepanjang sejarahnya Italia begitu sering diserang dari kanan kiri oleh berbagai bangsa (Etruria, Galia, Kartago dan lain sebagainya). Tapi lihatlah sumbangan Italia terhadap peradaban, Italia memperkenalkan teknologi pembangunan Jalan, mendirikan bangunan luar biasa semacam Aquaduk dan Circus Maximus dan bermacam karya hebat lainnya. Italia juga melahirkan seniman renaissance Leonardo da Vinci, Michelangelo, Rafael dan Donatello yang menghasilkan karya agung lukisan perjamuan terakhir, Basilika, patung Daud dan lukisan monalisa. Italia juga melahirkan ilmuwan sekaliber Galileo Galilei. |
|
Read more...
|
|
Ilmuwan belum bisa sepenuhnya memahami perubahan iklim. Apakah bumi ini akan kepanasan ataukah akan mengalami zaman es lagi, deja vu, seperti yang terjadi 13.000 tahun yang lalu? Apakah perubahan iklim ini akibat perbuatan manusia ataukah memang alami? |
|
Read more...
|
|
Di awal tahun 80-an, siaran televisi baru masuk ke kota tempat tinggal saya. Di kota saya waktu itu juga belum semua orang memiliki pesawat televisi. Di antara yang tidak banyak itu pun rata-rata hanya memiliki TV hitam putih. Lalu saat itu satu-satunya stasiun televisi adalah TVRI. |
|
Read more...
|
|
Ada hal yang menarik dari bincang-bincang dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Gita Wiryawan. Ia menggambarkan Indonesia ke depan haruslah menjadi negara dengan masyarakat yang berbasis pengetahuan (knowledge based society). (Tulisan ini juga bisa diakses di www.metroTV.news, dimuat dengan ijin penulisnya) |
|
Read more...
|
|
Ada apa dengan Facebook belakangan ini?
Belum hilang dari ingatan kita tentang Evan Brimob yang dalam sekejap menjadi tenar bak selebritis, lalu geger kasus Ari Power yang membawa lari "pacar dunia maya"nya. Belum lagi berita sejumlah kasus penipuan, hingga praktek perdagangan ABG melalui jejaring Facebook -secara khusus atau dunia maya secara lebih luas. Termasuk dua issue terakhir yang hari-hari ini mengundang banyak protes; yakni pemberhentian empat siswa SMU di Tanjungpinang, lantaran menghina salah seorang gurunya melalui Facebook, dan wacana pembentukan semacam Badan Sensor Konten Internet oleh pihak berwenang.
|
|
Read more...
|
|
| << Start < Prev 1 2 Next > End >>
| | Results 1 - 21 of 24 |
|
Inilah Sketsa ke-3 perjalanan memfasilitasi kepulangan sosok Ziad dari Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA) ke Indonesia. Ada pembaca, mengeluhkan panjangnya tulisan ini. Satu tulisan lebih dari 2.500 kata. Konon bagi majalah sekaliber The New Yorker, tulisan 2.000 kata (edited), mereka masukkan ke kelompok rata-rata. Saya mencoba belajar ke sana, tentu spesial saya hidangkan bagi Anda yang senang membaca. Karya monumental tak boleh asal. Lihatlah bangunan Masjid Syeh Zayed di PEA. |
|
Read more...
|
Semua orang tahu bahwa banyak pengamat politik dan sosial saat ini bertebaran di Indonesia.Contohnya para talking heads yang bisa anda saksikan berdebat sampai berbusa busa di acara tv tiap hari.Tapi hanya sedikit orang yang berani menjadi dukun seperti saya, yang seperti prabu Jayabaya atau ki Gendeng Pamungkas berusaha memprediksi masa depan negara sampeyan yang bernama Indonesia dalam beberapa dekade ke depan ke dalam bahasa ilmiah. |
|
Read more...
|
|
Sebelum kita memasuki tulisan inti, ada baiknya kita menengok lebih dalam makna dari kata "prediksi" itu sendiri. Saya pribadi berpendapat bahwa makna prediksi tidak bisa disamakan dg ramalan, meskipun keduanya bersifat mencoba membaca sesuatu yg akan terjadi (visi), namun keduanya memiliki 'metodology' yang berbeda sebagai pijakan. |
|
Read more...
|
|
Karena tidak ada catatan, aku tidak tahu persis sejak kapan keluargaku mulai menetap di Isaq. |
|
Read more...
|
alamat fans page: http://www.facebook.com/pages/KOEL/167370362833 |
|
Read more...
|
|
Isaq, adalah nama ibu kota kecamatan Linge yang masuk ke dalam wilayah administrasi kabupaten Aceh Tengah. Tapi meskipun statusnya adalah ibu kota kecamatan, jangan membayangkan Isaq itu sebagaimana layaknya ibukota kecamatan di pulau jawa yang ramai. Karena meskipun statusnya ibu kota kecamatan, tapi Isaq letaknya terpencil di tengah hutan pinus di pedalaman Tanoh Gayo yang ditinggali penduduk yang lebih sedikit dari sebuah RW di Jakarta. |
|
Read more...
|
|
Tugas diplomat Indonesia di luar negeri, seperti saya simak di Persatuan Emirat Arab (PEA), juga cerita sosok Indonesia bekerja di Oman, bermuara: galebeh-tebeh urusan Tenaga Kerja Wanita (TKW): kabur dari majikan; di bawah umur; dilecehkan seksual; diperkosa; jatuh dari gedung; disetrika panas; sengaja menjual diri alasan terpaksa; bersuami seakan berpoliandri di negeri orang; panjang kata jika dilanjutkan. Jahanam kali laku lelaki - - termasuk saya - - mengirim perempuan mara ke manca negara. US $ 6, 615 miliar peneriman dari TKI, 2009, setara Rp 59, 5 Triliun, tiada arti apa-apa dibanding penggelapan pajak melalui transfer pricing pelaku usaha di Indonesia yang setahun melebihi Rp 1.000 Triliun. Buat apa mendidik, menggaji mahal para diplomat, jika pekerjaannya terguras arus mengurus TKW. Lanjutan Sketsa Ziad Salim Zimah yang “tertahan” 8 tahun di PEA, pulang bersama saya 16 Februari 2010: mencairkan rindu air mata darah sang ibu. |
|
Read more...
|
Sekitar 33 tahun lalu, usiaku lima tahun. Aku tinggal lingkungan etnis Tionghoa di Kabanjahe, Tanah Karo. Aku sekolah di kelas nol kecil Taman Kanak-kanak Roma Katolik. Aku belum lama tinggal di kota itu. Aku pindah dari Siantar, kota kelahiranku, karena Bapak yang bekerja di salah satu badan usaha milik negara ditugaskan ke Tanah Karo. |
|
Read more...
|
|
Tahun 2008 lalu,sepasang suami istri yang juga dosen datang dari Kanada untuk berkunjung ke Aceh. Tepatnya, ke kampus saya di IAIN. Kedua mereka mengajar di fakultas yang berbeda di kampus saya. |
|
Read more...
|
|
Philippine Airlines yang kami tunggangi menderu laju menyibak langit musim salju yang berkelabu murung menuju daerah selatan yang benderang. Berselonjor ria kami di window seat yang diminta kepada gadis loket di Bandara Narita. Sebetulnya tak usah menuntut begitu karena perut pesawat ini hampir kosong melompong dengan bangku yang terisi lebih kurang 20% saja. |
|
Read more...
|
Jujur, meskipun saya sudah mengajar beberapa tahun di perguruan tinggi, tapi saya tidak pernah bertanya pada mahasiswa, apakah ia puas dengan apa yang saya lakukan untuk “mendidik” mereka atau tidak. Saya tidak bertanya karena satu sisi saya pikir “apa perlu bertanya demikian?” Satu sisi yang lain saya sudah tahu jawabannya, pasti mereka akan mengatakan “tidak puas.’ Sebab siapa sih manusia yang pernah benar-benar puas? Tapi tiba-tiba saya berfikir untuk mencoba bertanya pada seorang teman, apakah ia pernah menanyakan kepada mahasiswanya tentang kepuasan. Ternyata jawabnya sama dengan saya. “tidak pernah.” Ia bahkan menambahkan, “tugas kita memberikan bahan dan materi pelajaran, menjelaskan, membuat mereka mengerti dan mengujinya di ujian. Persoalan apakah mereka puas atau tidak itu urusan mereka.” Apalagi, katanya, mahasiswanya malas-malas, nggak mau belajar, malas membaca dan lainnya. |
|
Read more...
|
Kemaren, maharahja ceritanya ngumpulin mentri-mentrinya maen rapet-rapetan di Kabin. Seperti juga kalo kita naek bis kota, namanya rapet-rapetan wajar lah kalau terjadi juga nainggol-nainggolan. |
|
Read more...
|
 Memasuki gerbang pemakaman umum Tanah Kusir siang itu, matahari Jakarta seperti makin edan memanggang garang tidak memperdulikan gerahnya para pengantar rombongan upacara penguburan yang mencluster di area kuburan.Saya datang kembali setelah terakhir ziarah sekitar 10 tahun yang lalu ke makam mama di sini. |
|
Read more...
|
SEDJARAH HIDUPKU (DARI BELITUNG SAMPAI BERKELANA TAK HINGGA) DISUSUN OLEH: DIPA NUSANTARA AIDIT |
|
Read more...
|
|
Saya heran. Kenapa tiap mau jemput anak saya pulang sekolah, hari yang terang benderang tiba-tiba jadi muram lalu nangis kenceng-kenceng. Hujan deras, lalu masih pula dilengkapi petir yang nyamber-nyamber mengerikan. |
|
Read more...
|
|